Menikmati Target
Short story... Teruntuk kalian yang memiliki target besar, atau diberikan mandat untuk "harus memiliki" target besar. Baiklah. Terimalah. Mungkin kamu akan menjadi besar karenanya. Ceritanya, kapasitas hati dan jiwa mungkin tidak mencukupi tuntutan target itu. Lumrah, manusia punya batas dan insting untuk melakukan hal yang mereka suka. Ya kalau target itu sejalan dengan apa yang dia suka, beruntunglah. Kalau tidak? Target ada untuk membuatmu menjadi manusia yang punya arah dan tujuan, membuatmu jadi lebih hidup. Tapi bagaimana cara menghadapinya? Bukan, bukan menghadapi. Target bukan musuh. Target adalah makanan favorit yang harus dinikmati. Iya, lihatlah target itu seperti sesuatu yang manis. Contohnya Mochi Es Krim atau Muffin (wkwkw), yang membuatmu bahagia di setiap santapannya. Nikmati setiap perjalanan mengejar target itu. OK, ini teoritis dan puitis yak? wkwkwk Jangan omdo dong, dedek gak ngerti :( apapun akan lebih jelas dengan contoh :( yauda...