Posts

What do you want?

Image
How to answer those question?  How to solve any problem of answering question? Should we solve it? Today is a start point of the last month this year. Our quarter 21th centuries will be gone, and I still here in my messy desk. Just wondering without planning, about my life next year, another next year and what year will become my last year.  This year I got 2 big surprises from my God. Travelling for free to Oz and got the prestigue project from goverment, even I never agreed that actually. But, as always. I only have an ability to complete the task as well as I can.  As always, I don't know how my life to be for the next. My plan, dream, ambition, confidence, was gone to the place I don't know where.  I realized to start being pessimistic and 'terima aja apa yg terjadi'. Not really pessimistic, but..  Yooo lu buat apa merencanakan, memimpikan, ngejar sesuatu kalo gak sesuai takdir juga gak bakal dapet. I know, Allah always give us better and best He...

Lelah Menulis

Image
Postingan terakhirku, tahun 2024. Lalu dua postingan sebelumnya, tahun 2023. Apa guna nya punya blog kalau diisi cuma setahun sekali 🤣 Tapi, media jurnalku emang makin banyak belakangan ini. Ada otak (of course) 🤣, ig fake, twitter fake, dan quora. Rasa rasanya nggak bisa aku ngisi semuanya. Tapi dari semua metode journaling, menulis di media cetak yaitu buku, itu jauh lebih impressed. Menulis, sambil menangis, itu agak memberi efek healing dalam versi paling murah 😁 Lalu, dokumen digital bisa kita review kapanpun dimanapun. Tanpa ada yg tau, dan aku jadi bisa flashback pengalaman pahit getirnya kehidupanku so far. Ya Allah, ternyata udah sejauh ini ya perjalananku 😊 Update sampai 3/4 tahun ini, sebenernya tidak banyak berubah. Masih banyak derai air mata, pertengkaran, kecewa, bahagianya juga. Tapi satu hal yg pasti, hati kami lebih kuat. Alhamdulillah 😊 Pasangan pun juga belum kunjung muncul sampai saat ini. Hutang bisa dibayar perlahan. Usaha masih bisa bertahan di tengah krisi...

Past One Year

Image
 Sudah lebih dari satu tahun, blog ini usang.  Tidak ada cerita menarik dari hidupku setahun terakhir.  Hanya ada beberapa hal update kehidupanku setahun terakhir : hutang, (hampir) pailit, dan depresi. Kehidupanku jauh lebih buruk dari yang pernah kubayangkan. Dalam pandangan orang, punya perusahaan yang gedungnya berdiri tegap di pinggiran desa, apakah ada yang pernah menyangka kalau pernah beberapa hari kami sekeluarga makan mie instan atau mengandalkan berkat dari hajatan orang? Harga bahan baku usaha naik 2x lipat, serapan pasar semakin memburuk, profit terus mengecil tapi cicilan bank tidak bisa mengecil. Oh iya satu lagi. Salah satu sales terbongkat menggunakan uang perusahaan senilai hampir 75 jt. Hampir. Iya hampir gila. Lalu untuk hutang. Hutang perusahaan yang nilainya hampir 2M, dan juga hutang atas nama ku yang juga digunakan sebagai keperluan operasional perusahaan, pinjaman di lebih dari 10 aplikasi yang bikin depresi tingkat tinggi dua bulan terakhir. Ya A...

a Servant

Image
Kalau dipikir, tenyata udah lama juga ya ngga nulis. Kemarin waktu ultah yg ke seperempat abad sebenernya pengen nulis refleksi, tapi yaa... mana waktunya? Kadang dalam waktu yg sangat singkat, banyak hal di luar nurul bisa terjadi. Dalam dua bulan terakhir, Allah mengizinkanku mengunjungi 4 negara dan 9 kota berbeda, sepertinya itu akan jadi salah satu bulan terpadatku, entah kedepannya akan sesibuk apa. Yaa meskipun mostly adalah perjalanan dinas (bukan healing). Ini agak mengingatkanku pada kisah Isra' Mi'raj sih, dimana Allah mengibur rasul-Nya dengan perjalanan karena keterpurukannya. Ya Allah menyuruhku untuk bekerja lebih baik, mungkin kata Allah "Hee ayo bangkit, jangan sedih terus, kerja lagi ibadah lagi yg semangat, ini tak kasih hadiah perjalanan buat awal biar kamu semangat lagi" Makasih banyak ya Allah ❤🥺 Perjalanan membuatku menyadari banyak hal, bahwa banyak hal yg bisa ku lakukan dan jauh lebih bermakna ...

Tentang Impian

Image
Menulis di waktu waktu beberapa menit lagi sudah berganti hari. Aku ingin menulis tentang impian. Apa sih impian itu? Coba kita lihat gambar ini Sebuah chat ku dengan seorang teman yg sudah berjuang bersamaku, selama kurang lebih 8 tahun terakhir. Ya meskipun di lini yang berbeda. Kau tau? Dia mewujudkan banyak hal di list impianku. Memiliki seorang pacar yg supportif sejak kuliah, menjadi partner kerja dan prestasinya, menikah tidak lama setelah lulus, bekerja di perusahaan multinasional dengan gaji yg wow, bisa punya rumah dan kendaraan yang dibeli sendiri, berlibur ke banyak tempat impian, dan terakhir yg paling baru... lulus beasiswa untuk S2 bareng suaminya di luar negeri. Aku terdiam. Aku iri? Jujur iya. Tapi semakin aku memahami bagaimana kerja kehidupan. Ternyata, tidak ada yg namanya "impian" yang gagal. Yang ada, antara kita MENGALAMI atau MELIHAT  mimpi kita terjadi pada orang dekat kita yang bisa kita lihat secara langsung. Ya, semua impian kita pada ...

Pelajaran The Glory

Image
Ini adalah drakor kelima yg ku tonton secara full, sekalian drakor pertama setelah lebaran. Ya sekitar dua bulanan gak langganan netflix, akhirnya nonton juga wkwk. Sesekali hiburan emang perlu, meskipun drama ini ternyata gak menghibur sih. Banyakan part seremnya, kayak pembunuhan, kekerasan, adegan dewasa. Dah lah, tidak cocok ditonton sebenernya, apalagi untuk anak di bawah umur. Tapi setidaknya ada pelajaran kehidupan. Aku bukan reviewer film/drama, jadi gak akan menilai hal teknis seperti plot, footage, cgi, dan sebagainya. Jadi cuma mau merangkum pelajaran aja, buat pengingat diri. Pelajaran pertama yg paling umum, jelas. Apa yang kita tanam akan kita tuai . Kita membully teman, mungkin sepele bagi kita. Tapi kita tak pernah tau rasa sakit hati yang dia rasakan, yg bisa jadi karmanya akan jadi bumerang yg mematikan di masa depan. Pelajaran kedua, jika memang takdirnya, Tuhan memerintahkan semesta alam untuk membantunya . Ada scene dimana si pemeran utama, Dong Eun (So...

4S

Image
Apa yang kau tulis, apa yang kau ucap, pertangung jawabkanlah....  Iya, aku akan bertanggung jawab Sebuah prinsip yg sebenernya terdengar bodoh itu, aku tau. Sejujurnya, aku mendapat ilham akan prinsip tersebutpun, karena aku putus asa. Ada dua pilihan dalam hidup, satu memperjuangkan sesuatu dan beriman akan ketercapaiannya, yang kedua adalah membelakangi dunia, alias tidak mengejar apapun, tidak peduli pada ambisi dunia, dan selalu senang dengan kegagalan di dunia. Karna apa? Rasa pedih itu akan terkonversikan sebagai tabungan di kemudian hari. Tentunya setelah berusaha. Bertahun tahun yang lalu aku selalu hidup dalam pilihan pertama. Berambisi akan sesuatu, memperjuangkannya, dan mendapatkannya. Ya pasti ada gagalnya, tapi gagal gagal itu tidak berarti dan sebentar juga akan berhasil lagi. Bisa dikatakan, aku adalah orang yang sangat beruntung sejak dulu. Oleh karena itu, saat mendengar kalimat "habiskan jatah gagalmu selagi masih muda", mungkin untukku jatah gagalku terak...