Posts

Be Him

Image
Hari ini cukup sibuk untuk agenda kegiatan luar. Ya setidaknya harus mengitari beberapa kecamatan dan berakhir disini....  Suatu wilayah yang sering dia kunjungi. Entah kenapa tetiba ada keinginan untuk mencoba apa yang dia lakukan. Sendirian, menikmati udara dingin dan angin semilir, melihat para petani bercocok tanam, dan menikmati makanan dan lagu favorit.  Aku tidak bisa membayangkan sesepi apa kehidupannya. Aku yang serumah tinggal ber-enam, sedangkan dia hanya berdua. Mungkin sepi seperti ini rasanya. Memang benar, bahwa setiap manusia ditakdirkan di hidup kita, kalau tidak untuk menetap, berarti untuk pembelajaran. Dan aku, belajar banyaaakkkk sekalii dari dia. Meskipun hanya beberapa kali bertemu. Terima kasih ya Allah sudah mengenalkan hamba pada dia ☺ Darinya aku belajar, kegigihan dalam menggapai sesuatu, pentingnya prioritas, tidak semua hal dan orang bisa kita perlakukan sebagaimana kita ingin diperlakukan, mungkin saja akan kita temui dala...

Tanggal 19

Image
Sebulan. Bagi yg dapet tiket Coldplay, melewati satu bulan dan beberapa bulan lagi menuju acara, itu hal yang sangat menyenangkan. Beda insan beda cerita. Bagi orang yg pikirannya dipenuhi sesuatu yg membuat kepikiran setiap hari, itu adalah tekanan dan siksaan. Satu bulan rasanya sangat lamaaaaaaaaa sekali. Well , aku akan mendedikasikan satu postingan ini untuk mengeluarkan beberapa bagian riak di pikiranku yang mengganggu malam dan siangku. Kenapa sampai didedikasikan? Karena ini adalah salah satu biggest mistakes i've made . Kalau boleh memutar waktu, salah satunya akan kupakai untuk kembali ke waktu itu, membatalkan untuk pergi ke rumahnya dan tetap berdiam di rumah sampai entah kapan perasaan itu hilang dengan sendirinya. Semenjak hari itu, aku jadi takut bersosial media, takut salah satu atau beberapa hal yang ku tulis akan menyebar, dan takut untuk berkenalan dengan lelaki manapun lagi. Kejadian yang sepertinya tidak akan pernah hilang sampai kapanpun dari memori, selalu me...

Message for Mini Me

Image
Foto siapa itu? Ya fotoku waktu bayi ☺ baru saja kutemukan hidden gem ini di rumah mbah. Sebuah foto sederhana yg secara tidak sadar membuat mataku perih seketika lalu hilang. Melihatku sekecil itu, wajah yang sangat bahagia, terlahir sebagai insan yang bersih tanpa dosa. Kau tau, salah satu impianku adalah bisa bertemu diriku sendiri di kala bayi. Kemudian merangkul dan menggendongnya, sembari berpesan "Hiduplah dengan baik nak, membahagiakan sekitar tapi juga dirimu sendiri". Ya tapi ini impian nihil, yg mungkin hanya bisa dilakukan di Surga. Semoga bisa masuk ya Allah 🙏 Salah satu hal yang bisa membuatku menangis tiba tiba, adalah saat melihat diriku yang bertumbuh kembang dari waktu ke waktu. Coba kita lihat, seberapa jauh perjalanan ini. Aku lahir di masa sulit, sulit bagi negara, dan sulit bagi keluargaku. Mereka dulu menyebut aku anak "pemersatu". Karena lahir di tengah kekacauan yg sedang mengancam kebersamaan mereka. Aku tau, hal itu sangat ber...

Hi Blog

Image
Beberapa waktu yang lalu, Quora adalah satu satunya media sosial tempatku bisa bercerita dan berekspresi tanpa orang mengetahui jati diriku. Membuat orang orang yang tidak kukenal sebagai diary online, ya serunya lagi aku bisa dapat masukan dari diskusinya, dan juga membaca pengalaman orang lain. Sejak pulang ke rumah, aku hampir tidak pernah lagi menulis diary seperti yg sering ku lakukan saat ngekos di perantauan dulu. Toh bukunya sudah lama hilang juga. Ya gimana, di rumah aku tidur satu ruangan bersama ketiga adikku wkwkw mana bisa nyimpen diary fisik yang ada mereka bisa bebas baca dan ngejekin tiap hari 🤣 Tapi karena satu kesalahan, aku harus meninggalkan aplikasi kesayanganku beberapa bulan terakhir itu, demi tidak mengganggu seseorang. Aku sepakat. Gemuruh pemikiranku yg menjelma jadi tulisan, memang kurasa bisa mengganggu orang lain.  Here we go again . Kembali lagi menggunakan blog setelah memutuskan pergi dari Quora. No views . Hanya diri sendiri yang bisa membaca, hari...

Janji di atas Kalam

Image
Hanya janji di atas kalam, yang dapat menenangkan jiwaku Hanya janji dan titah Allah yang dapat merengkuh kalbu Hanya rintihan di tengah kabut malam yang menemani tidurku Ya... Semua orang memang akan menjadi pujangga pada waktunya, pada waktu sanubari mereka tergores pena yang mereka tulis sendiri Sekali lagi, aku hanya bisa memandangi langit dan hamparan tanah datar di bumi dengan udara segar yang diciptakan Allah Bergumul dengan memori yang tidak dapat terhapus dan kini harus selalu bisa berdamai dengannya Salam dariku, kehidupan....

Lies

Image
I am not lying, that i lied. Suatu sifat buruk, yg aku tau. Sangat buruk. Aku akan selalu jujur mengenai peristiwa atau kejadian yang memang benar adanya. Jujur mengenai orang lain. Tapi aku tidak bisa jujur soal apa yang ku rasakan, apa yang ku pikirkan, terutama jika itu buruk dan tidak menguntungkan siapapun. Aku terbiasa berpura pura untuk membahagiakan orang lain, sejak kecil. Tidak ada satupun tempat atau orang di muka bumi ini yang bisa menerima kejujuranku. Saat aku jujur mengenai perasaan sedihku pada dunia, mereka hanya akan menganggapku bodoh dan lemah. Memang, tidak ada yg bisa menerima bahwa aku lemah. Nah, bener kan? Sekalinya aku mencoba kali ini buat mengungkap diriku sebenarnya yg cengeng, lemah, suka berpura pura, banyak tanggungan, mencoba jujur mengenai perasaanku pada satu orang, langsung aku dijauhi, bukan? Padahal untuk memulai hubungan pada seseorang, aku ingin bisa bercerita apa adanya luar dalam tanpa ada yg ku tutupi. Tapi ternyata ngga bisa kan. Orang lain t...

Mimpi di Siang Bolong

Image
Semakin hari, semakin dewasa, aku semakin menyadari. Bahwa hidup tidak bisa selalu diperjuangkan. Ya, bukan lagi masalah "mendapatkan" apa yang kita inginkan, hanya sekedar "memperjuangkannya" pun tidak selalu bisa. Salah satu sifat diriku yang agak ku sesali di masa sekarang ini adalah, ambis. Sifat yang memiliki dua mata pisau, dan secara tidak sadar sekarang telah melukai atau bahkan menusukku. Hari ini adalah 10 hari terhitung sejak aku membuat salah satu kesalahan terbesar dalam hidupku. Hati dan pikiranku berat, berat sekali. Hari hari hanya memikirkan bagaimana memutar waktu. Aku gagal jika memang gagal dari sananya, aku bisa ikhlas lahir batin dalam semenit. Tapi jika gagalnya itu dari aku? Sepertinya sulit sekali memaafkan diri ini seumur hidup. Di hari hari ini, kadangkali aku flashback memikirkan hal hal yang sudah terjadi sejauh ini.  Aku gagal mendapatkan pekerjaan impianku hanya karena takut. Aku gagal mendapatkan uang ratusan juta hanya karena salah ...